Masyarakat diminta berani laporkan kekerasan terhadap perempuan & anak

Masyarakat diminta berani laporkan kekerasan terhadap perempuan & anak

Posted on



Jakarta (ANTARA) – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Bintang Puspayoga mengajak semua pihak, termasuk korban, untuk berani bicara dan mengungkap kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak.

“Siapa saja yang melihat dan mendengar adanya kekerasan dapat melaporkan kasusnya melalui name middle Sahabat Perempuan dan Anak (SAPA) 129 atau WhatsApp 08111129129,” kata Menteri Bintang melalui siaran pers di Jakarta, Selasa.

Menteri Bintang menegaskan bahwa seluruh pihak wajib memberikan perlindungan bagi perempuan dan anak sebagai kelompok rentan menjadi korban tindak kekerasan, khususnya dalam ranah domestik, tempat berbagai knowledge menunjukkan bahwa jenis kekerasan tersebut yang paling banyak dialami perempuan.

Ia mengatakan bahwa perlindungan terhadap perempuan harus ditegakkan karena sesuai dengan hak asasi manusia dalam konstitusi UUD NRI Tahun 1945 yang menjamin hak warga negara atas perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi.

Hak-hak itu sejalan dengan prinsip Conference on the Elimination of All Types of Discrimination In opposition to Ladies (Konvensi Penghapusan Segala Bentuk Diskriminasi terhadap Perempuan).

Menteri Bintang Puspayoga menegaskan bahwa Pemerintah wajib memenuhi dan melindungi hak asasi perempuan salah satunya melalui Undang-undang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga (UU PKDRT).

Ia menjelaskan bahwa  UU PKDRT mengatur langkah-langkah antisipasi lahirnya kekerasan baru serta adanya kejelasan sanksi bagi pelaku kekerasan dan memastikan ada jaminan akses keadilan bagi perempuan korban kekerasan.

Baca juga: Menteri PPPA kecam pelaku KDRT di Konawe Utara

Baca juga: Menteri PPPA pastikan pendampingan bagi korban perkosaan 3 pemuda Aceh

Pewarta: Anita Permata Dewi
Editor: D.Dj. Kliwantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2022



Supply hyperlink

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *