Pegadaian optimalkan saluran komunikasi bangun keterikatan publik

Pegadaian optimalkan saluran komunikasi bangun keterikatan publik

Posted on



Masa pandemi di satu sisi menjadi musibah, namun di sisi lain memberikan berkah berupa percepatan komunikasi digital. Selama dua tahun terakhir, masyarakat semakin familier dengan mannequin komunikasi digital

Jakarta (ANTARA) – PT Pegadaian terus mengoptimalkan pemanfaatan saluran komunikasi untuk membangun keterikatan (engagement) karyawan, masyarakat maupun pemangku kepentingan lainnya.

VP Corcomm PT Pegadaian, Basuki Tri Andayani mengatakan bahwa praktisi Public Relations (PR) harus adaptif terhadap lingkungan bisnis yang berubah cepat. Jika di masa pandemi strategi komunikasi perusahaan berubah dari situasi regular ke situasi krisis, maka saat ini strategi komunikasi berubah dari situasi krisis menuju regular.

“Masa pandemi di satu sisi menjadi musibah, namun di sisi lain memberikan berkah berupa percepatan komunikasi digital. Selama dua tahun terakhir, masyarakat semakin familier dengan mannequin komunikasi digital,” ujar Basuki dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis.

Hal ini tampak dari pertumbuhan pengguna aplikasi Pegadaian Digital maupun Pegadaian Syariah Digital. Aplikasi yang diluncurkan pada 2018 tersebut mengalami pertumbuhan pengguna yang sangat menggembirakan.

Information menunjukkan pengguna aplikasi pada 2019 tercatat 2,18 juta, meningkat berturut turut menjadi 3,81 juta pengguna pada 2020 dan 5,06 juta pengguna pada 2021.

Jumlah transaksi digital pun mengalami peningkatan, dari Rp1,57 triliun pada 2019 meningkat menjadi Rp5,09 triliun pada 2020 dan Rp6,92 triliun pada 2021.

Lebih lanjut Basuki mengatakan bahwa perubahan komunikasi perusahaan dari masa pandemi ke endemi akan menjadi hal yang menantang, karena ada kerinduan dari para pemangku kepentingan untuk melakukan aktivitas komunikasi secara konvensional.

“Selama pandemi aktivitas rapat, seminar, kegiatan korporasi dilakukan secara digital dengan memanfaatkan teknologi digital. Ke depan tentu kita tidak mungkin menghilangkan sama sekali mannequin komunikasi ini. Maka tantangannya adalah bagaimana mengoptimalkan sarana komunikasi digital yang relatif bersifat mekanis tersebut untuk tetap menyampaikan pesan-pesan yang humanis dan empatis,” ujar Basuki.

Baca juga: Pegadaian tawarkan obligasi dan sukuk Mudharabah berkelanjutan Tahap I tahun 2022

Baca juga: Pegadaian kembali borong 5 penghargaan PR Indonesia Awards 2022

Baca juga: Produksi emas berkualitas untuk masyarakat, Dirut Pegadaian resmikan workshop emas Galeri 24

 

Pewarta: Aji Cakti
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2022



Supply hyperlink

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *