Pelatih Cavaliers didenda Rp215 juta karena komentar pedas

Pelatih Cavaliers didenda Rp215 juta karena komentar pedas

Posted on



Jakarta (ANTARA) – Pelatih Cleveland Cavaliers J.B. Bickerstaff dijatuhi denda sebesar 15 ribu dolar AS (sekira Rp215 juta) oleh NBA karena komentar pedas, demikian disampaikan Presiden Operasional Liga Byron Spruell seperti dirilis dalam situs resmi NBA, Selasa.

Hukuman itu berkenaan dengan komentar pedas sarat kritik yang dilontarkan oleh Bickerstaff selepas Cavaliers kalah 108-112 melawan Philadelphia 76ers di Rocket Mortgage FieldHouse, Pennsylvania, Minggu (3/4) kemarin.

Sebagaimana laporan pertandingan situs resmi NBA saat itu, Bickerstaff mengungkapkan kekecewaannya atas kepemimpinan jajaran wasit lantaran bintang Sixers Joel Embiid mendapatkan 20 kesempatan lemparan bebas.

“Pertandingan ini direbut dari kami. Kami pantas memenangkannya,” kata Bickerstaff saat itu.

Bickerstaff juga menyoroti bahwa Cavaliers 28 kali kali dinyatakan melakukan pelanggaran, sedangkan Sixers 19 kali dalam pertandingan yang disebutnya punya stage intensitas kontak fisik laiknya gim playoff.

“Satu hal yang tidak bisa dikawal adalah lemparan bebas dan itu aneh,” kata Bickerstaff merujuk pada 42 kesempatan lemparan bebas yang diperoleh Sixers.

“Para pemain kami pantas mendapatkan lebih dari pada yang kami peroleh malam ini,” ujarnya menambahkan.

Baca juga: Joel Embiid cetak 44 poin saat pimpin Sixers atasi Cavaliers

Bickerstaff bahkan melontarkan komentar yang bernada tuduhan bahwa para pemain Sixers menemukan cara untuk memanipulasi dan mendapat keuntungan dari peraturan yang ada.

“Mereka pemain-pemain luar biasa dan paham cara bermain di antara aturan. Mereka tahu bagaimana memanipulasi aturan,” katanya.

“Ini bukan serangan ataupun rasa tidak hormat kepada mereka. Tapi pertandingan haruslah berlangsung konsisten di kedua ujung lapangan. Kami mencari konsistensi itu dan tidak pernah menemukannya,” ujar Bickerstaff melengkapi.

Bickerstaff kemudian membandingkan bagaimana ia menilai Darius Garland seharusnya mendapat kesempatan lemparan bebas ketika dilanggar oleh Embiid sehingga gagal menceploskan layup kala Cavaliers tertinggal 106-107 saat pertandingan tinggal bersisa 15,2 detik.

“Darius dilanggar. Dia melakukan pekerjaannya dan dilanggar, tapi tak ada peluit terdengar,” tutup Bickerstaff.

Hasil melawan Sixers jadi kekalahan ketiga dalam lima gim terakhir Cavaliers yang kini menempati urutan ketujuh klasemen Wilayah Timur dengan catatan menang kalah 43-36.

Cavaliers yang masih tertinggal 2,5 kemenangan dari Chicago Bulls (45-33) maupun Toronto Raptors (45-33) selanjutnya akan melawat ke markas Orlando Magic pada Selasa waktu setempat (Rabu WIB).

Baca juga: Bucks datangkan amunisi tambahan dari Argentina jelang playoff

Baca juga: Nikola Jokic dan Trae Younger dinobatkan Pemain Terbaik NBA Sepekan

Baca juga: Nets masih tanpa Ben Simmons dalam turnamen play-in nanti

Pewarta: Gilang Galiartha
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2022



Supply hyperlink

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *