Timnas catur tengah fokus pelajari permainan lawan di SEA Games Hanoi

Timnas catur tengah fokus pelajari permainan lawan di SEA Video games Hanoi

Posted on



Jakarta (ANTARA) – Pelatih tim catur putri Lisa Lumongdong mengatakan persiapan pecatur Indonesia tengah memasuki fase mempelajari permainan lawan menjelang penyelenggaraan SEA Video games Hanoi, Vietnam pada 12-23 Mei.

“Kami sudah memasuki fase latihan yang lebih spesifik, mendetail terutama mengenai calon-calon lawan,” kata Lisa seperti dilansir dalam laman NOC Indonesia, Jumat.

Dengan sisa waktu sekitar satu bulan, Lisa menyebut persiapan atlet catur Indonesia memasuki masa krusial.

Dalam menghadapi pesta olahraga terbesar di Asia Tenggara edisi ke-31 ini, Pengurus Besar Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PB Percasi) bakal menurunkan 12 atlet terbaik. Mereka berlatih di Sekolah Catur Utut Adianto (SCUA), Bekasi, Jawa Barat.

Lisa mengatakan persiapan tim catur Indonesia sudah dilakukan sejak tahun 2020. ” Kami sudah lakukan sebelum tahun lalu, karena SEA Video games Hanoi ini mundur. Dari grafik, performa atlet meningkat, karena memang harapannya ketika di SEA Video games, mereka berada dalam peak efficiency,” ujar Lisa seraya menyebut Vietnam dan Filipina menjadi negara pesaing terkuat.

Guna mematangkan persiapan, lanjut Lisa, pecatur Indonesia rencananya akan melanjutkan pelatnas dengan fase try-in yang akan dilangsungkan di Bali dengan harapan dapat makin mempererat kekompakan antara anggota tim.

“Kami akan menjalani try-in kemungkinan pada 18 April dan rencananya di Bali. Ini adalah fase warming-up atlet, tetapi sekaligus untuk relaksasi. Kami akan upayakan menambah kekompakan sebagai tim, mereka harus saling mendukung satu dengan yang lain, walau anak muda kadang ada benturan, tetapi harapannya dengan adanya kebersamaan akan menjadi lebih erat ikatan mereka,” jelas Lisa.

Terkait goal, tim Catur mengupayakan untuk meraih tiga medali emas. Sebagai catatan, pada SEA Video games 2019 di Filipina, skuad Merah Putih meraih dua emas, tiga perak, dan satu perunggu.

Indonesia berada di atas Malaysia, Singapura, dan Thailand yang berbagi tempat di posisi kedua dengan sama-sama mengantongi satu emas.

“Kami menargetkan tiga medali emas, untuk putri dan juga putra. Pada SEA Video games sebelumnya kami mendapatkan dua medali emas, dari catur kilat (blitz) melalui Susanto Megaranto untuk putra dan Medina Warda Aulia pada sektor putri,” ujar Lisa.

Baca juga: Percasi berharap bisa meraih lebih dari dua emas pada SEA Video games Hanoi

Baca juga: GM Susanto akan ikuti “check out” SEA Video games di Barcelona

Baca juga: Kekuatan emas di kelembutan Medina Warda Aulia

Pewarta: Muhammad Ramdan
Editor: Dadan Ramdani
COPYRIGHT © ANTARA 2022



Supply hyperlink

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *