KOI sediakan tim recovery dan medis untuk atlet SEA Games Vietnam

KOI sediakan tim restoration dan medis untuk atlet SEA Video games Vietnam

Posted on



NOC menyediakan tim restoration dan medis. Ada 10 lebih, termasuk restoration dan medis

Jakarta (ANTARA) – Komite Olimpiade Indonesia (KOI) telah menyiapkan tim restoration dan medis untuk kontingen atlet yang berlaga pada SEA Video games Vietnam.

Hal itu disampaikan oleh anggota Komite Eksekutif sekaligus Deputi I CdM Indonesia, Arlan Perkasa Lukman, saat berkunjung ke tim nasional (timnas) pelatnas tenis di lapangan tenis Stadion Gelora Bung Karno Jakarta,, Selasa.

“NOC menyediakan tim restoration dan medis. Ada 10 lebih, termasuk restoration dan medis,” kata Arlan.

Baca juga: KOI hanya akan kirim tim futsal putra ke SEA Video games 2021

“Kalau untuk cukup enggak cukup mereka datang ke sana bukan untuk santai, cuman dengan segala macam keterbatasan keputusan ini harus diambil.”

Tim restoration tersebut merupakan jawaban dari permintaan timnas tenis menyusul keputusan tim evaluate Peningkatan Prestasi Olahraga Nasional (PPON) Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) soal perampingan jumlah kontingen yang diberangkatkan ke SEA Video games Vietnam.

“Memang mungkin keputusan jumlah staff measurement ini harus kita batasi, bahasanya klise karena anggaran, tapi ya memang itu yang kita hadapi,” ujar Arlan.

Arlan mengatakan saat ini tengah melakukan sosialisasi kepada federasi olahraga nasional mengenai tim restoration tersebut. Bahkan, fasilitas tersebut sudah bisa didapatkan di kantor KOI lantai 16 dengan melakukan janji temu terlebih dahulu, dengan pelatih fisik masing-masing cabang olahraga berkoordinasi dengan tim restoration.

Baca juga: Tenis bertekad pertahankan gelar juara umum di SEA Video games Vietnam

Saat SEA Video games nanti, Arlan mengatakan tim restoration akan berada di posko-posko tiap klaster, di mana SEA Video games Vietnam dibagi menjadi tiga klaster, yaitu klaster pertama dibawahi oleh manajer klaster Richard Sambera, klaster kedua oleh manajer klaster Andri Paranoan, dan klaster ketiga oleh Cresida Mariska.

Tim restoration bekerja mulai pukul 05.00 untuk persiapan pertandingan hingga pukul 23.00 usai pertandingan.

Tim restoration tersebut berada di bawah dua dokter, yang salah satunya bertugas untuk medical yang berhubungan dengan doping, screening PCR, juga swab antigen yang dilakukan tiap hari untuk mencegah hal-hal non teknis.

Baca juga: Timnas U-23 diharuskan bawa pulang emas SEA Video games 2021

Pewarta: Arindra Meodia
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2022



Supply hyperlink

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *