Polisi bongkar kasus dugaan penimbunan solar bersubsidi di Cilacap

Polisi bongkar kasus dugaan penimbunan photo voltaic bersubsidi di Cilacap

Posted on



Semarang (ANTARA) – Polisi membongkar kasus dugaan penimbunan BBM bersubsidi jenis photo voltaic di gudang perusahaan di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jawa Tengah, Komisaris Besar Polisi Johanson Simamora, dalam siaran pers di Semarang, Jumat, mengatakan, pengungkapan itu bermula ketika petugas menahan truk di suatu SPBU di Jeruklegi, Kabupaten Cilacap.

Baca juga: Sekjen DEN minta penyalahgunaan BBM bersubsidi ditindak tegas

Truk bak kayu yang sudah dimodifikasi dengan dipasangi bak penampungan yang tertutup terpal itu diketahui mengangkut 1.000 liter photo voltaic bersubsidi.

Petugas kemudian mengamankan sopir truk berinisial A (37) warga Kabupaten Cilacap untuk dimintai keterangan. “Dari keterangan sopir truk, photo voltaic tersebut rencananya dibawa ke sebuah gudang milik PT SJE,” katanya.

Baca juga: Kemenperin larang industri gunakan BBM photo voltaic bersubsidi

Polisi kemudian memeriksa gudang yang dimaksud dan mendapati puluhan bak penampungan photo voltaic yang masing-masing berkapasitas 1.000 liter.

Sementara di gudang itu sendiri didapati tiga bak penampungan dengan jumlah complete photo voltaic yang tersimpan sebanyak 2.200 liter. “Dalam pengungkapan ini complete 3.200 liter photo voltaic bersubsidi yang diamankan,” katanya.

Baca juga: Ketua DPD RI ajak masyarakat awasi penyaluran photo voltaic bersubsidi

Polisi juga menahan salah seorang petugas gudang berinisial R (35).

Ia menyatakan, dalam dugaan tindak pidana ini terdapat pelanggaran terhadap UU Nomor 22/2001 tentang Minyak dan Gasoline. Polisi masih mendalami keterlibatan pelaku lain dalam penyelewengan distribusi bahan bakar minyak bersubsidi ini.

Baca juga: Ketua MPR cermati kelangkaan photo voltaic bersubsidi

Pewarta: Immanuel Citra Senjaya
Editor: Ade P Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2022



Supply hyperlink

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *