Alami Penurunan Tanah, Dermaga Pelabuhan Tanjung Emas Ditinggikan 2,1 Meter

Alami Penurunan Tanah, Dermaga Pelabuhan Tanjung Emas Ditinggikan 2,1 Meter

Posted on


TEMPO.CO, Semarang – Menghadapi penurunan tanah, sebagian dermaga di Pelabuhan Tanjung Emas Kota Semarang ditinggikan 2,1 meter untuk mencegah banjir rob. Deputi Manajer Umum dan Humas Pelindo Sub Regional Jawa Rendi Fendi mengungkapkan penurunan tanah di kawasan Pelabuhan Tanjung Emas sebesar 10 sentimeter setiap tahun.

“Dengan peninggian tersebut dan kami bandingkan dengan penurunan tanah, dermaga ini nilai umur ekonomisnya 15 tahun,” ujar Rendi pada Rabu, 8 Februari 2023.

Dermaga yang ditinggikan tersebut sepanjang 300 meter dan lebar 38 meter. Tahun ini, dermaga tersebut kembali diperlebar 7 meter. “Ini untuk dermaga multipurpose. Non peti kemas,” kata dia.

Pelindo juga melakukan sejumlah langkah lain untuk mencegah rob kembali merendam Tanjung Emas, antara lain membangun tanggul permanen di Kawasan Industri Lami Citra yang pernah jebol dan memicu banjir besar pada Mei 2022 lalu.

Tanggul berbahan beton tersebut dibangun sepanjang 300 meter dan ketinggian mencapai 3 meter. Lokasinya tepat berada di belakang tembok yang jebol dan dipasang tanggul sementara berupa geobox berisi tanah merah.

Sebanyak 56 pompa air dipasang tersebar di wilayah Pelabuhan Tanjung Emas untuk menyedot air ketika banjir dan dialirkan ke laut. “Whole bisa menyedot 15 ribu liter per detik,” sebut dia.

Selalu replace information terkini. Simak breaking information dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Replace”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-set up aplikasi Telegram terlebih dahulu.



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *