Kejahatan Jalanan Makin Nekat di Kawasan Ramai, Yogya Efektifkan Jam Malam

Kejahatan Jalanan Makin Nekat di Kawasan Ramai, Yogya Efektifkan Jam Malam

Posted on


TEMPO.CO, Yogyakarta -: Viralnya peristiwa kejahatan jalanan dengan senjata tajam di kawasan ramai Titik Nol Kilometer Yogya awal pekan ini membuat Pemerintah Kota Yogyakarta mengambil langkah antisipatif. Kejahatan berupa pengeroyokan dengan celurit di Titik Nol Kilometer itu amat nekat. Selain selalu ramai orang dan wisatawan nyaris continuous, Titik Nol itu juga sangat dekat space Keraton, Istana Negara, serta markas polisi dan TNI.

Aktifkan Jam Malam, Goal Anak-anak

“Kami sudah memiliki regulasi, dan sejak kemarin (Rabu) kami telah aktifkan kembali soal pengawasan jam malam, terutama untuk anak,” kata Penjabat Wali Kota Yogyakarta Sumadi, Kamis, 9 Februari 2023.

Sumadi menuturkan, regulasi jam malam yang dimaksud yakni Peraturan Wali Kota Yogyakarta nomor 49 Tahun 2022. Dalam beleid itu diatur, soal pelarangan kegiatan bagi anak usia di bawah 18 tahun keluar rumah atau nongkrong tanpa alasan jelas pada jam yang diatur yakni mulai pukul 21.00 hingga 04.00 WIB. 

“Untuk mengefektifkan jam malam ini kami melibatkan penegak hukum dari kepolisian dan TNI,” kata dia. 

Pemetaan Tempat Rawan Aksi Kejahatan Jalanan

Sumadi menambahkan, soal peristiwa Titik Nol Kilometer yang membuat Yogyakarta viral di media sosial sepanjang Rabu, 8 Februari, pihaknya telah memetakan  tempat-tempat rawan aksi kejahatan jalanan bersama kepolisian setempat. Pemetaan terutama difokuskan pada titik titik tongkrongan remaja.

“Titik tongkrongan yang rawan secara berkala akan kami monitor di jam-jam tertentu, dan jika ada (tongkrongan di luar jam larangan) akan kami datangi dan minta bubar,” kata Sumadi. Ia berharap kebijakan pengawasan jam malam Kota Yogyakarta itu juga didukung kebijakan serupa kabupaten lain di DI Yogyakarta karena kejahatan jalanan tak mengenal wilayah.

Kepala Seksi Humas Polresta Jogja Ajun Komisaris Polisi Timbul Sasana Raharja menuturkan pengejaran pada sedikitnya enam pelaku yang diduga kuat terlibat dalam aksi kekerasan di Titik Nol Kilometer Yogyakarta itu masih dilakukan hingga Kamis ini. “Kami telah mengidentifikasi para pelaku penganiayaan itu, korban juga sudah melaporkan peristiwa itu pada Rabu malam,” kata Timbul.

Dari informasi korban, saksi, dan CCTV sekitar lokasi, aksi penganiayaan atau pengeroyokan dengan senjata tajam itu dipicu karena sepeda motor pelaku bersenggolan dengan korban saat di jalan kemudian terjadi cekcok yang berlanjut pengeroyokan dengan senjata tajam. Timbul mengatakan, pasca peristiwa itu, pengawasan di space Titik Nol Kilometer masih tetap regular. Namun kepolisian meningkatkan patroli untuk antisipasi terjadinya kasus serupa. 

PRIBADI WICAKSONO

Pilihan Editor: Analisis Dosen UGM Soal Klitih Yogyakarta dan Pariwisata yang Terdampak Pandemi

Selalu replace information terkini. Simak breaking information dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Replace”. Klik Tempo.co Replace untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram lebih dulu.



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *