Rusia Ejek Zelensky yang Sedang Keliling Eropa: Mantan Pelawak Berkaus Hijau

Rusia Ejek Zelensky yang Sedang Keliling Eropa: Mantan Pelawak Berkaus Hijau

Posted on


TEMPO.CO, Jakarta – Pejabat Rusia menyerang kunjungan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky ke Eropa. Mereka juga mengecam pidato Zelensky kepada anggota parlemen di Westminster, Inggris sebagai pertunjukan teater.

Presiden Ukraina membuat penampilan mengejutkan di London pada Rabu, 7 Februari 2023. Saat itu dia mendesak Inggris dan sekutu Barat untuk memberikan sayap kebebasan dengan memasok jet canggih.

Zelensky kemudian pergi ke Paris untuk berbicara saat makan malam dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron dan Kanselir Jerman Olaf Scholz. Dia juga akan menghadiri pertemuan puncak Uni Eropa di Brussels pada Jumat ini.

Namun dalam pernyataannya, Kedutaan Besar Rusia di London mengatakan permintaan Zelensky soal jet tempur itu adalah permohonan yang sombong tentang nilai-nilai kebebasan dan hak asasi manusia. Rusia mengatakan hal yang diklaim Kiev sedang diperjuangkan, adalah sangat munafik.

Kedutaan Rusia lalu mengejek Zelensky sebagai mantan komedian dengan kaus hijau yang sekarang sedang tur keliling Eropa. Mereka juga memberi peringatan kepada pemerintah Inggris.

“Kami ingin mengingatkan London, jika terjadi skenario seperti itu, jumlah korban tewas dari putaran eskalasi berikutnya, serta konsekuensi politik-militernya untuk benua Eropa dan seluruh dunia akan berada di tangan Inggris. Rusia akan tahu bagaimana menanggapi setiap tindakan tidak bersahabat dari pihak Inggris,” katanya.

Pada Kamis, Zelensky berpidato di depan Parlemen Eropa di tempat yang akan menjadi perhentian ketiganya dalam perjalanan kejutan melintasi benua. Ini akan akan menjadi kesempatan pertamanya untuk mengajukan permintaan bantuan senjata secara langsung ke negara-negara anggota Uni Eropa sejak perang Rusia Ukraina dimulai hampir setahun yang lalu.

Perdana Menteri Inggris mengatakan tidak ada yang salah untuk membantu Ukraina melawan Rusia. Bantuan jet tempur dari Inggris adalah bagian dari percakapan dengan Zelensky. “Kami sudah sangat jelas dan sudah lama kami jelas bahwa dalam hal pemberian bantuan militer ke Ukraina, tidak ada yang salah,” kata Sunak. “Ketika berbicara tentang pesawat tempur tempur tentu saja mereka menjadi bagian dari pembicaraan.”

Zelensky mengatakan pada konferensi pers bahwa tanpa bantuan militer, tak ada kemajuan dalam melawan Rusia. “Ini menimbulkan risiko besar bagi seluruh dunia,” katanya.

SKY NEWS

Pilihan Editor: SpaceX Larang Ukraina Pakai Starlink untuk Serangan Drone ke Rusia, Ini Sebabnya



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *