Dampak Perang, Pelukis Klasik dari Rusia Diganti Jadi Asal Ukraina

Dampak Perang, Pelukis Klasik dari Rusia Diganti Jadi Asal Ukraina

Posted on


TEMPO.CO, Jakarta – Arkhip Kuindzhi, pelukis panorama abad ke-19, diubah kewarganegaraannya yang semula Rusia menjadi Ukraina. Hal ini terlihat dari unggahan terbaru di web site New York Metropolitan Museum of Artwork.

Selain New York Metropolitan Museum of Artwork, sejumlah museum lainnya juga dikabarkan rebranding seniman klasik asal Rusia lainnya dengan mengganti kewarganegaraaannya menjadi Ukriana di tengah gempuran militer antara Moskow dan Kyiv.

Asap mengepul setelah serangan pesawat tak berawak Rusia, yang oleh otoritas setempat dianggap sebagai kendaraan udara tak berawak (UAV) Shahed-136 buatan Iran, di tengah serangan Rusia ke Ukraina, di Kyiv, Ukraina, Senin, 17 Oktober 2022. REUTERS/Gleb Garanich

Dalam deskripsi lukisan karya Kuindzhi pada 1905, yang berjudul ‘Purple Sundown on the Dnepr’, tertulis Kuindzhi sebagai warga negara Ukriana. Ditambahkan informasi dia lahir di Kota Mariupol saat Kota di Ukraina itu masih menjadi bagian dari Kekaisaran Rusia.  

Sebelumnya, dalam deskripsi di lukisan itu tertulis kalau Kuindzhi adalah orang Rusia, bahkan arsip di web site New York Metropolitan Museum of Artwork menggambarkan Kuindzhi sebagai salah satu pelukis panorama asal Rusia yang paling berbakat di eranya. Mahakarya Kuindzhi diakui di Ukraina dan Rusia.

New York Metropolitan Museum of Artwork tak menyebutkan kalau sebenarnya Kuindzhi beretnis Yunani yang lahir pada 1842 di sebuah desa dekat Mariupol. Kota Mariupol telah menjadi bagian dari Pemerintah Daerah Yekaterinoslav, yakni sebuah provinsi di barat daya Kekaisaran Rusia.

Kota Mariupol dibebaskan oleh tentara Rusia pada musim semi 2022 di tengah operasi militer Ukraina. Sedangkan pada September 2023, Republik Rakyat Donetsk, Republik Rakyat Lugansk, wilayah Zaporozhye dan Kherson secara resmi menjadi bagian dari Federasi Rusia usai menggelar referendum.

Penggantian identitas Kuindzhi dikabarkan atas permintaan sejumlah aktivis Ukraina. Mereka juga telah mengganti judul lukisan ‘Russian Dancer’ mahakarya pelukis asal Prancis Edgar Degas di Galeri Nasional Inggris pada April 2022 menjadi ‘Ukrainian Dancer’.       

Sumber: RT.com

Pilihan Editor: Alasan TPNPB-OPM Sandera Pilot Susi Air Asal Selandia Baru

Ikuti berita terkini dari Tempo.co di Google Information, klik di sini.       



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *